Review: My Donkey, My Lover and I

Review: My Donkey, My Lover and I

Saat sosok protagonis mengalami pencerahan dalam perjalanannya.

My Donkey, My Lover and I adalah salah satu film yang diputar dalam ajang Festival Film Europe on Screen tahun 2020 yang menarik perhatian karena lokasi yang diambil menggambarkan keindahan alam lokasi pengambilan film yang menawan wilayah Cévennes . Namun ibarat naik turunnya pegunungan, alur cerita sepanjang film ini tak terduga dan terkadang menggelikan melihat betapa naifnya seseorang , Antoinette (Laure Calamy)  mengejar lelaki yang disukainya Vladimir (Benjamin Lavernhe), ayah dari salah satu siswa Kelas 5nya , tanpa banyak pertimbangan.

Alur cerita berlanjut dengan tindakan yang dilakukan oleh dirinya, yaitu memulai perjalanan dengan seekor keledai, hanya karena Vladimir mendadak membatalkan kesempatan untuk berlibur bersama dirinya, karena lebih memilih untuk meluangkan waktu liburnya bersama istrinya (Olivia Côte) dan putri mereka. Antoinette merasakan desakan sangat tinggi untuk muncul dan ikut serta dalam liburan Vladimir, sehingga dengan naifnya ia segera menyetujui pula alternatif liburan bersama seekor keledai ini , tanpa mencari informasi lebih lanjut lagi. Hanya dengan satu harapan, ia bisa mengejar Vladimir.

Saat berada di lokasipun, digambarkan betapa konyolnya dirinya menyampaikan obsesinya kepada teman-teman seperjalanannya, akan rasa suka dan keinginannya bersama Vladimir yang entah berada dimana, di karenakan penyelenggaran liburan ini tidak hanya satu, namun ada beberapa. Otomatis, penyelenggara liburan yang ia ikuti, ternyata tidak melibatkan Vladimir dan istri serta anak-anaknya.

Tatapan mata haru, menghakimi bahkan simpati pun bermunculan. Hal ini semakin mempertegas kondisi Antoinette  yang bimbang dan labil, serta mengikuti kata hatinya.

Namun degan gaya bercerita yang lucu dan humoris, film ini mampu menampilkan sisi baru pengembangan karakter protagonis menjadi sosok yang menyadari kesalahannya dengan gaya kocaknya tersendiri, yang pada akhirnya mendapatkan pencerahan dengan cara tak terduga.

Dalam perjalanan , dengan ditemani oleh keledai yang memiliki karakter unik dan memiliki pendirian sendiri. Penonton memang dibawa untuk mentertawakan nasib sial yang diterima oleh Antoinette sebagai akibat dari sifatnya yang impulsif. Tak disangka pula , keledai inilah (Patrick) yang ternyata membantunya menyadari sifatnya ini dan kemudian mendapat pencerahan.

Aktris Laure Calamy mampu membawakan penampilan komik yang menyedihkan sementara juga menawarkan tampilan keberanian yang mengharukan dalam kesulitan.

Sumber