Review Serial RIG 45

Review Serial RIG 45

Sebuah kisah misteri selalu menarik minat banyak orang untuk mencari tahu lebih lanjut. Bagi kamu yang menyukai kisah misteri berbalut dengan thriller, maka serial Rig 45, bisa jadi
memenuhi seleramu dan membuatmu rela menonton hingga episode terakhir, untuk bersama-sama tokoh cerita menguak misteri dan kemudian menyamakan , apakah dugaanmu sesuai atau berbeda.

Serial Rig 45 ditulis bersama oleh Alexander Kantsjö (“Jordskott”), Ola Norén (“Kontoret”) dan Roland Ulvselius . Merupakan proyek dari MTG untuk film original Viaplay.

Alur ceritanya sebagai berikut:

Dua hari sebelum Natal, Andrea (Catherine Walker  –  (“Versailles”, ” Critical “) )  dikirim oleh Benthos Oil untuk menyelidiki kecelakaan yang berbuah kematian salah satu anggota kru rig bernama Ritva (Ona Kamu) di rig Laut Utara perusahaan

Saat mulai menyelidiki, Andrea menemukan bahwa para kru rig tidak mau berbicara dengannya dan dia kesulitan menemukan kebenaran.
Namun Andrea tidak pantang menyerah, ia terus melakukan penyelidikan, hingga akhirnya badai pun datang dan berbagai peristiwa terjadi, mengindikasikan bahwa ada pembunuh di rig  tersebut.

Dari sinilah, alur cerita yang terjalin rapih dalam 6 episode, memberikan teka teki yang harus dipecahkan oleh para penonton dan “tokoh” utama dalam serial ini. Setiap episode memberikan petunjuk dan “twist” baru, yang membuat penonton mempertanyakan Kembali pemikiran yang telah terbentuk mengenai pembunuhnya. Setiap petunjuk baru, memberikan arah kemungkinan baru yang seolah tiada batas, sehingga membuat penontonnya harus menonton secara detil dan memperhatikan setiap ucapan yang terjalin dalam setiap adegan.

Ada banyak “calon tersangka” pembunuhan yaitu para kru antara lain Mikkel  (David Dencik), Petra (Lisa Henni- (Easy Money,” Fallet “)  ), Pontus (Björn Bengtsson),  Douglas (Gary Lewis – (” Outlander “, Gangs Of New York)), Vidar (Joi Johannsson), Mary (Judith Roddy ), Halvar (Jakob Oftebro). Hingga sebuah faktor kemungkinan , sang pilot pembawa Andrea yaitu Jens (Søren Malling(” A Royal Affair “,” A Hijacking “)  )

Dari serial ini , ada hal lain lagi yang menarik, selain alur cerita. Setting lokasi Rig 45 secara visual mampu mewakili perasaan penonton menghadapi sebuah misteri dalam ruang yang sempit. Semua pengambilan gambar dilakukan melalui sudut pandang mata manusia, termasuk pergerakan kameranya yang mengikuti arah gerak manusia. Hal ini memberikan kesan, seolah penonton berada dalam film ini dan terlibat dalam alur cerita yang dibawakan pada setiap adegan.

Banyak adegan yang menggunakan bahasa tubuh para pemain, untuk menggambarkan bahwa mereka melihat, mendengar sesuatu hingga mencurigai adanya suatu peristiwa tersendiri.
Penggunaan refleksi bayangan, pengambilan adegan melalui media yang sempit, seolah mampu mempertegas lokasi rig yang terbatas ruangnya dan terputus dari dunia luar,dikarenakan badai yang melanda.

Jika dibandingkan, maka terlihat ada perbedaan pengambilan gambar sebelum penonton dibawa masuk ke lokasi rig, dengan pada saat berada dalam lokasi rig.
Pada lokasi di luar rig, pengambilan gambar dilakukan dengan media terbuka luas, menunjukkan dunia yang terbentang luas, tanpa pembatas. Saat alur cerita mulai masuk ke lokasi rig dengan
banyak plot-plot misteri baru, pengambilan gambar mulai dilakukan secara perlahan dari luas kemudian menyempit, dan menyesakkan bagi penontonnya.

Tekanan demi tekanan lalu diberikan melalui gambar-gambar sempit, warna yang suram , latar lagu menyentak dan dalam, demi memberi kesan pada penonton bahwa para pemain terkungkung, tiada jalan keluar dari ruang yang mereka gunakan.
Kamera kemudian mengambil sudut pengambilan “close up” para pemainnya dalam setiap adegan yang menegangkan, memberikan juga penekanan bahwa ini adalah saatnya sesuatu yang penting akan terjadi, dan akan muncul sebuah petunjuk baru yang akan merubah lagi dugaan penonton yang telah dibangun dari awal.

Pola pemikiran penonton pun diaduk lagi, sehingga mau tak mau , harus mengikuti setiap adegan ceritanya, agar mampu memahami yang sedang terjadi.

Bagi yang penasaran dan ingin menyaksikan. Serial ini sudah dapat ditonton secara streaming di bioskop exclusive Mola TV, sebuah platform hiburan yang menyajikan berbagai konten eksklusif dan menarik, terdiri dari Mola Movies, Mola Living, Mola Sports, dan Mola Kids.
Paket langganan movie dari Mola TV tersedia mulai dari harga Rp 12.500,- Ada juga paket terbarunya adalah paket Mola TV HBO GO senilai Rp 65.000/bulan.