Review Wedding Proposal: komedi saat berada pada pilihan

Review Wedding Proposal: komedi saat berada pada pilihan

Wedding Proposal adalh sebuah film yang sudah dapat ditonton melalui Disney + Hotstar.

Para pemeran uatamanya meliputi Dimas Anggara, Sheryl Sheinafia dan Arya Saloka.

Berikut adalah trailernya

Muatan film ini adalah genre komedi usia dewasa, dikarenakan itu banyak layaknya adega-adegan yang mengandung konotasi gaya orang dewasa yang mengarah ke kecederungan vulgar. Apabila hendak diambil sebagai perbandingan bisa diambil layaknya film Love for Sale . Sehingga bagi yang tidak menyukai adegan-adegan seperti ini, baiknya tidak memaksakan diri untuk menontonnya. Adapaun untuk usia di bawah umur, sebaiknya tidak menonton, jika terpaksa sebaiknya ditemani oleh orang dewasa.

Hal ini perlu penulis sampaikan demi menjaga prosedur sahabat sensor yang telah lama digaungkan oleh pemerintah.

Berlanjut pada alur ceritanya ,yang ditulis oleh Sukhdev Singh dan Tisa TS. Alur ceritanya menceritakan renungan mendalam diberi sentuhan komedi akan yang namanya jodoh dan perasaan hati.

Bisma (diperankan oleh Dimas Anggara) bersama seorang wedding organizer, Sisy (diperankan oleh Sheryl Sheinafia) , secara tidak sengaja berkenalan melalui jalur yang tidak pada umumnya dan sejak sedari awal telah terlibat dalam diskusi intens yang melibatkan emosi di antara mereka berdua.

Masing-masing berupaya menjalankan pekerjaannya secara profesional, walaupun Sisy terkesan sangat sombong dan terlalu tegas ,sehingga dikarenakan sifatnya ini yang menginginkan kesempurnaan terbaik demi kliennya, seolah menutup matanya dan memakai kaca may kuda dalam menjalankan pekerjaannya.

Dengan latar belakang kehidupan percintaannya dan juga keluarganya, kenyataan pahitnya membuat dirinya menjadi menutup mata akan semua pendapat dan saran dari seluruh pihak manapun yang terkait akan pekerjannya.

Adapun Bisma lebih bersifat pribadi “easy going” , dan tetap menjalankan etika pekerjaanya secara profesional. Ia pun merasa berhak untuk menyampaikan pendapatnya dan tidak terlalu peduli akan hal-hal yang bersifat prosedural menuruti kehendak kliennya. Ia mampu memberikan sudut pandang berbeda dan tidak begitu saja mau mengikuti kehendak orang-orang yang bekerja bersamanya.

Perbedaan ini menimbulkan ketegangan dan konfil berkepanjangan, hingga suatu saat mereka berdua dipaksa saling bertemu dan bertatap muka. Saat inilah banyak hal terungkap dan masing-masing pun menghadapi sesuatu yang baru , dikarenakan prespektif pandangan antara mereka berdua ternyata memiliki baik persamaan maupun perbedaan yang menjadikannya lebih baik.

Bisma pun dihadapkan pula pada kenyataan karena ulahnya yang “easy going” , ia melibatkan pula kedua orang tuanya , yang tentunya mengharapkan yang terbaik untuk dirinya.

Orang tuanya Bisma pun memang juga sudah sangat mengharapkan agar Bisma segera menemukan jodohnya, sehingga mereka tak segan-segan melakukan banyak hal demi mewujudkan hal tersebut, tanpa peduli akan penolakan dari Bisma.

Review Wedding Proposal : Alur cerita seperti ini, umumnya banyak ditemui dan hal ini menjadi daya tarik tersendiri, untuk menyaksikan akankah Bisma dan Sisy akan menjadi satu atau terpisah. Komedi yang diberikan mengikuti trend masa kini dan memang cenderung vulgar dan blak-blakan.